Sunday, October 16, 2022

Lebih Baik Mana? Membeli Barang Bekas atau Barang Baru? Tips Dalam Membeli Barang Elektornik

 


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

          Sebagai manusia kita pasti pernah mempunyai keinginan dalam membeli barang-barang yang kita butuhkan atau inginkan, tetapi untuk orang yang kondisi fiansialnya standar ata pas-pasan(seperti saya :')) pasti pernah menghadapi dilema apakah akan membeli barang yang baru atau bekas, untuk tips saya pada artikel kali ini saya akan menjabarkan kelebihan dan kekuarangan antara membeli barang bekas dan barang baru sesuai dengan  pengalaman saya yang khususnya pada artikel saya kali ini saya akan membahas tentag barang elektronik.

Jika anda bembeli barang baru

         Jika anda membeli barang baru sudah jelas banyak sekali keuntungan yang akan anda dapatkan diantaranya:

  1. Barang yang anda beli kemungkinan besar jelas masih bagus.
  2. Ada garansi jika barang yang anda beli terjadi kerusakan
  3. Jika anda membeli di penjual yang tepat, kemungkinan besar barang yang ada beli masih original dan belum ada komponen yang diganti
         Walau begitu ada beberapa kekurangan jika anda membeli barang baru, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Harga biasanya jelas lebih mahal jika dibanding barang bekas atau second
  2. Jika anda membeli di penjual  yang kurang tepat ada kemungkinan barang yang anda beli sudah tidak original, komponennya sudah diganti, bahkan sudah bukan barang baru alias bekas.
      Untuk  mengatasi beberapa kekurangan dan kelebihan diatas ada beberapa tips bagi anda yang ingin membeli barang baru diantaranya adalah:
  1. Untuk memastikan barang anda masih baru atau original pastikan anda membelinya dari penjual yang terpercaya, misal dari pusat penjual barang tersebut, pastikan juga masih dibungkis rapi dan bergaransi lama, misal 1 tahun atau lebih, atau jika anda membelinya secara online pastikan toko tersebut terpercaya dan banyak review positif yang sudah diberikan untuk produk yang anda beli.
  2. Agar anda tidak terjebak masalah harga, berusahalah untuk membandingkan harga dari produk yang anda beli dari satu toko ke toko lain untuk mengetahui harga yang sesuai untuk produk dengan kualitas yang anda harapkan, anda bisa mencarinya di internet atau toko online harga untuk barang yang serupa, di toko online beberapa barang biasanya harga akan lebih murah karena dijual langsung dari produsen, hanya saja walaupun barang yang anda beli secara online biasanya  lebih murah tetapi anda akan mengeluarkan uang lebih untuk  biaya ongkir kecuali jika terdapat promo.
  3. Jangan mudah terpancing dengan harga yang terlalu murah, beberapa toko terkadang akan memberikan harga murah guna menarik pembeli, tetapi pada umumnya harga yang diberikan sesuai kualitas barang yang anda inginkan, tidak semua harga murah, diskon, atau promo dapat dipercaya, untuk barang murah, diskon, atau promo yang biasanya ditawarkan dari internet atau toko online kenali terlebh dahulu penjual yang menjual barang anda, jika hanya dari pesan whatsapp, facebook, atau toko online bodong instagram kemungkinan besar penipuan atau barang yang ditawarkan tidak sesuai dengan yang anda harapkan, tetapi jika anda memperoleh harga diskon, atau promo dari penjual resmi, toko besar, atau toko online terpercaya dengan riwayat review positif kemungkinan besar barang anda masih bagus, tetapi untuk produk yang dijual murah jangan terlalu berharap barang murah yang anda beli memiliki kualitas setinggi yang anda harapkan.
Jika anda membeli barang bekas

          Membeli barang bekas adalah opsi kedua bagi anda yang masih mempertimbangkan soal finansial tatapi ingin memiliki barang dengan kualitas sesuai yang anda harapkan, keuntungan utama yang anda dapatkan adalah menyelamatkan kondisi finansial anda, apalagi jika barang bekas yang anda beli dari tangan pertama dan masih bagus, jika anda bukan orang yang mementingkan gengsi dan lebih mengutamakan fungsi, maka anda sangat beruntung, tetapi ada beberapa tips yang perlu anda gunakan saat anda ingin membeli barang bekas agar mendapatkan kualitas yang cukup bagus dengan harga yang sesuai, terutama pada produk elektronik:
  1. Pastikan anda melihat barang yang anda beli terlebih dahulu secara langsung. Barang bekas sangat beresiko terhadap cacat atau kerusakan, jika anda ingin mengetahui kualitas sebenarnya barang yang ingin anda beli, cek satu persatu fungsi barang bekas yang ingin anda beli, pastikan semuanya aman, pada kasus barang elektronik yang menggunakan baterai akan sangat sulit mengecek kualitas dari baterai kecuali kita membawa pulang terlebih dahulu barang tersebut dan menggunakannya beberapa hari yang biasanya tidak mungkin jadi untuk kasus baterai mau tidak mau anda mencoba keberuntungan kecuali jika kerusakan pada baterai langsung terlihat saat anda mengeceknya yang akan dapat menjadi pertimbangan bagi anda dan masih ada kesempatan untuk membatalkan transaksi atau masih pada masa garansi yang melibatkan baterai jadi anda bisa menggunakan garansi tersebut, selanjutnya cek kemungkinan keberadaan cacat pada chasing, untuk kasus chasing sebenarnya tidak terlalu penting jika anda mengutamakan fungsi asal tidak terlalu parah.
  2. Bandingkan harga barang bekas dengan harga barang yang masih baru. Pada kasus barang elektronik sudah banyak diketahui jika harga suatu barang akan turun asal sudah dipakai walapun  belum lama membelinya, semakin tua keluaran suatu barang elektronik lumrahnya akan semakin murah harganya, biasanya kelengkapan akan dikurangi jika anda membeli suatu barang yang harganya sangat jauh dari harga baru termasuk untuk barang dengan keluaran terbaru misal hanya dilengkapi charger, jika barang bekas yang anda beli harga nya sangat jauh dengan harga baru padahal keluaran terbaru apalagi kelengkapan masih lengkap anda harus benar-benar memperhatikan tempat anda membeli, jangan sampai anda membeli barang curian atau barang yang sudah di downgrade component nya(kecuali jika downgrade component sudah diberitahukan penjual) daripada anda kecewa karena tidak sesuai dengan harapan anda, sebagai tambahan untuk barang bekas elektronik produk Apple dengan kelengkapan masih utuh biasanya harganya tidak turun drastis dipasaran.
  3. Jangan terlalu berharap dengan barang bekas, namanya juga bekas, jika anda beruntung mendapatkan barang elektronik yang masih bagus maka selamat, tetapi jika anda gagal dalam mengecek barang bekas yang ingin ana beli ada kemungkinan anda akan melakukan penggantian komponen-komponen dari barang bekas anda yang akan membuat anda berfikir jika anda mengumpulkan semua biaya yang telah anda keluarkan untuk barang bekas anda mungkin akan sisa jika anda membeli barang yang baru.

Tuesday, October 4, 2022

Kerja Ikut Orang, Freelance, atau Bisnis Sendiri, Mana yang Lebih Baik? Penjelasan Beserta Kelebihan dan Kekurangannya Menurut Pengalaman Pribadi


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

           Pernahkah dari kita berfikir mana yang lebih baik dalam mengambil pekerjaan? apakah bekerja ikut orang lain, freelance, atau mendirikan usaha sendiri. Pepatah jawa mengatakan wang sinawang yang artinya saat kita membandingkan hidup kita dengan orang lain kebanyakan akan berfikir orang lain lebih bahagia dari kita entah dari segi finansial, keluarga, dsb. tetapi kenyataannya hidup manusia sebagai siapapun ada susah senangnya sendiri sendiri yang bisa disimpulkan bahwa karena kita belum merasakan susah senangnya jadi orang lain kita tidak bisa memastikan orang lain lebih bahagia dari kita karena kita juga tidak merasakan susahnya jadi orang lain, begitupula dalam pekerjaan, hanya karena pekerjaan orang lain terlihat lebih mudah misal kerja di ruangan ber AC dan hanya menghadap komputer bukan berati pekerjaanya lebih mudah dari yang kita bayangkan, langsung saja seperti judul di atas saya akan membahas tentang kekurangan dan kelebihan dari tiga pola kerja artara Ikut Orang, Freelance, dan Bisnis Sendiri berdasarkan pengalaman saya selama ini.

  1. Kerja Ikut Orang
            Kerja ikut orang memiliki beberapa kelebihan diantaranya anda tidak perlu memikirkan nait turunnya harga produk dipasaran, gaji anda tetap sesuai perjanjian, dan waktu kerja pun sudah ditentukan, tetapi dibalik semua kemudahan tersebut ada beberapa resiko kekurangan yang mungkin akan anda dapatkan saat anda bekerja di perusahaan orang lain, yang umumnya terjadi diantaranya adalah merasa terikat dengan perusahaan, hal ini sangat terasa saat anda bekerja di perusahaan milik orang lain dengan surat kontrak yang biasanya mencantumkan ganti rugi dengan sejumlah uang yang tidak sedikit saat anda resign karena alasan tertentu, tentu ini akan menjadi tekanan saat anda tidak betah di lingkungan kerja tetapi anda mau tidak mau menyelesaikan tanggung jawab anda daripada membayar denda, selanjutnya adalah jika anda mendapatkan atasan yang kurang menyenangkan, bisa saja anda dibayar tidak sesuai dengan perjanjian, diberikan pekerjaan berlebihan, dan kena marah saat melakukan kesalahan, dan yang terakhir yang paling membuat orang tidak kuat bekerja di perusahaan orang lain adalah masalah pergaulan dengan rekan kerja, bisa karena masalah antar personal karena suatu masalah, dikucilkan oleh rekan kerja, dan masalah pergaulan lainnya, anda akan merasa terpaksa terus bekerja walaupun sedang bermasalah dengan orang lain yang kadang bagi sebagian orang akan melemahkan semangat dalam bekerja bahkan mengurangi performa kerja, selain itu resiko lain yang bisa terjadi jika anda bekerja di suatu perusahaan adalah ada kemungkinan anda berhenti dari perusahaan tersebut karena anda dipecat, PHK, pengurangan karyawan, atau berhenti karena perusahaan mengalami bangkrut.
  2. Kerja Freelance
           
    Kerja freelance menjadi alternatif bagi anda yang tidak menyukai pekerjaan yang terikat dengan orang lain, anda bisa memilih waktu anda sendiri, tidak perlu merasakan stress karena bermasalah dengan orang lain secara berkepanjangan, dan tidak ada boss utama yang akan memarahi anda jika anda melakukan kesalahan, walau begitu tidak berarti bekerja freelance tidak memiliki kekurangan, beberapa kekurangan yang biasanya terjadi bagi pekerja freelance diantaranya adalah pemasukan yang tidak stabil karena tidak ada sistem wajib digaji setiap bulan yang intinya jika anda bermalas-malasan anda akan mendapat uang sedikit dan jika anda rajin maka kemungkina mendapatkan uang lebih banyak akan besar, selain karena persoalan personal, penghasilan freelancer juga dipengaruhi oleh musim dari pesanan pekerjaan misal saat sebelum terjadi corona pesanan produk digital seperti aplikasi, design, dan logo cukup banyak, tetapi saat terjadi corona pesanan terhadap produk digital pun ikut bermasalah, yang mana kemampuan anda untuk mengatur keuangan sangat dibutuhkan disini, anda tidak boleh terlalu menghambur-hamburkan uang saat penghasilan anda meningkat agar saat penghasilan anda menurun anda masih memiliki pegangan.
  3. Mempunyai Usaha atau Bisnis Sendiri
           
    Sebenarnya ada sedikit kesamaan antara freelance dan memiliki usaha atau bisnis sendiri tetapi juga masih memiliki perbedaan, jika freelance biasanya dikerjakan sendiri atau tim yang tidak selalu tetap dan masih menerima pekerjaan dari orang lain atau perusahaan tertentu dan bisa dimulai dengan modal kecil, sedangkan bisnis walaupun bisa dikerjakan sendiri tetapi akan lebih baik jika memiliki partner atau pegawai yang mau bekerja dalam waktu yang cukup lama atau dalam jangka waktu tertentu, dan meresikokan lebih banyak finansial untuk mendapatkan keuntungan, keuntungan dari bisnis juga bersifat musiman jika pesanan sedang naik anda akan mendapatkan banyak keuntungan begitu pula sebaliknya, hanya saja untuk bisnis semakin besar modal, kepiawaian dalam berbisnis, dan prospek produk yang anda jual maka bisnis anda akan lebih bertahan bahkan berkembang dan tidak harus penerima pekerjaan dari orang lain jika bisnis yang anda jalankan adalah menjual produk, hanya saja resiko terbesar dari bisnis adalah kerugian dan kegagalan, jadi dibutuhkan ilmu dan pengalaman lebih dalam berbisnis dibandingkan bekerja secara freelance.

         Saat anda menanyakan ke diri anda atau ke orang lain pasti kebanyakan akan memilih memiliki usaha sendiri dibandingkan bekerja ikut orang lain dan bekerja freelance jika pendapatan stabil, semua adalah pilihan, yang terpenting adalah anda mendapatkan kanyamanan dan kecukupan dari pekerjaan anda, ikut orang lain tidak salah jika anda merasa nyaman dan merasa cukup dengan gaji yang diberikan, freelance juga tidak salah jika mampu menyukupi kebutuhan sehari-hari dan sekiranya dapat berlangsung dalam jangka panjang, bisnis juga bagus jika anda memiliki kemampuan untuk menghandle perusahaan anda dan tetap mendapatkan keuntungan, yang terakhir adalah yang terpenting pekerjaan atau bisnis yang  anda jalankan halal dan tidak menyusahkan orang lain:-)

Sunday, September 18, 2022

Tips - Tips Memelihara dan Menggunakan Pod Vapor

 


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
              Pada postingan saya kali ini saya akan membagikan beberapa tips untuk anda sebagai penikmat salah satu rokok elektrik yang disebut Pod Vapor. Pod Vapor adalah salah satu jenis rokok elektrik yang berukuran kecil dan terdapat Cartide di ujung Pod yang digunakan untuk wadah cairan Liquid, pod sangat  cocok untuk anda yang tidak ingin repot dalam menggunakan Vapor yang mana berbeda jika anda menggunakan Mod(jenis lain dari Vapor) yang lebih repot, karena anda perlu mengganti kapas jika sudah tidak layak digunakan, mengisi Liquid lebih sering, dan lain sebagainya, langsung saja untuk tips-tips memelihara Pod Vapor adalah sebagai berikut.

  1. Menunggu 5 sampai 10 menit setelah pengisian liquid sebelum digunakan
              Saat anda membeli pod vapor pertama kali atau membeli Cartridge baru maka Cartride anda akan anda isi dengan Liquid untuk pertama kali, setelah anda mengisi Cartride anda untuk pertama kalinya anda dianjurkan untuk tidak menggunakannya alias membiarkannya terlebih dahulu sebelum digunakan, hal ini dilakukan agar Liquid anda meresap terlebih dahulu ke dalam kapas yang terdapat dalam Cartride, karena jika anda langsung menggunakannya akan memperpendek umur daripada Cartride karena yang terbakar oleh pembakar bukanlah Liquid melainkan kapas yang terdapat pada Cartride.
  2. Mengecek dan membersihkan dudukan Cartride secara berkala menggunakan tisu
              Pada dudukan Cartride terdapat semacam kutub untuk aliran listrik yang berguna untuk mengalirkan listrik ke Cartride untuk selanjutnya melakukan pembakaran Liquid, pada sela-sela kutub terdapat sedikit sela dan sering kali Liquid pada Cartride membasahi dudukan Cartride yang mana jika ini dibiarkan terus menerus Liquid pada dudukan Cartride akan membasahi rangkaian elektronika yang terdapat di dalam Pod Vapor dan merusak Pod Vapor itu sendiri seperti kasus yang saya alami yaitu auto firing rusak dan sudah tidak dapat digunakan dan sering terjadi masalah auto firing hidup tanpa kita menggunakan Pod Vapor, untuk menghindari kerusakan akibat dudukan Cartride basah, maka kita perlu mengecek dan membersihkan dudukan Cartride secara berkala atau jika dudukan Cartride terlihat basah menggunakan tisu, sehingga alangkah baiknya selalu menyediakan tisu saku untuk membersihkan dudukan Catride Pod Vapor kita.
  3. Menyedot Pod Vapor secara santai
               Untuk menjaga usia dari Catride kita agar tetap layak digunakan, maka kita menggunakan Pod Vapor kita secara normal dengan membiasakan menyedot uap Pod dengan biasa saja alias santai, hal ini dilakukan agar Liquid dan kapas pada Cartride tidak menerima panas secara tiba-tiba secara terus menerus yang mana ada kemungkinan dapat memperpendek usia Cartride.
  4. Jaga Pod Vapor untuk tidak sering terbentur atau terjatuh
                Sama seperti barang elektronik lainnya, Pod Vapor juga adalah salah satunya yang mana jika sering mengalami benturan atau terjatuh maka dapat merusak komponen elektronik yang terdapat di dalamnya yang mana dapat merusak Pod Vapor itu sendiri, maka jagalah Pod Vapor untuk tidak sering terbentur atau terjatuh agar anda dapat masih menikmati Pod Vapor dengan baik.
  5. Mengganti Cartride jika kapas sudah berwarna gelap
               
    Saat anda sudah menggunakan Cartride Pod Vapor anda dalam jangka waktu yang cukup lama, maka ada saatnya anda akan mendapati kapas Cartride anda berwarna gelap, saat ini terjadi maka akan mengubah rasa dari uap Liquid dan membuat sedotan kita terhadap Pod Vapor menjadi berat, untuk dapat tetap menikmati rasa dari uap Liquid anda, maka anda perlu mengganti Cartride pada Pod Vapor anda jika kapas sudah terlihat gelap.
  6. Sebaiknya mengganti Cartride jika ingin berpindah Liquid
                 Jika anda berniat untuk mencoba rasa Liquid lain, sebaiknya gunakan Cartride yang berbeda, karena jika anda masih menggunakan Cartride yang sama dengan yang anda isi menggunakana Liquid sebelumnya, masih terdapat sisa-sisa Liquid yang sebelumnya anda pakai, dan jika anda langsung mengisinya menggunakan rasa Liquid yang berbeda, rasanya uap yang dihasilkan pun juga akan bercampur dengan rasa Liquid sebelumnya. Sebenarnya ada cara untuk meminimalisir campuran dari Liquid sebelumnya yaitu dengan mengosongkan dan membersihkan Liquid sebelumnya dari Cartride menggunakan kapas anda jika anda berniat menggunakan rasa Liquid yang lain pada Cartride yang sama kecuali jika anda berniat untuk sengaja mencampurnya.
  7. Melepas Cartride saat Pod Vapor tidak digunakan dalam jangka waktu lama
                 
    Disarankan untuk melepas Cartride jika anda berniat untuk tidak menggunakan Pod Vapor anda dalam jangka waktu lama misal saat anda sedang tertidur karena ada kemungkinan Liquid pada Pod Vapor anda akan merembes dan membasahi dudukan Cartride Pod Vapor anda

Friday, May 27, 2022

Cara Mengganti Baterai Tanam Smartphone Xiaomi Redmi Note 8

 Assalamu'alaikum Wr. Wb.

        Seletelah sekian lama saya tidak memposting sebuah artikel, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan salah satu pengalaman saya mengganti baterai Smartphone Xiaomi milik saya sendiri karena baterai lama saya sudah rusak dan sangat tidak layak pakai, sebenarnya saya ingin membawanya saja ke tukang servis hp tetapi karena saya malas mengeluarkan uang dan saya juga ingin lebih belajar lagi di dunia teknologi maka akhirnya saya putuskan untuk mengganti sendiri baterai smartphone saya.

Alat dan bahan yang dibutuhkan

  1. Smartphone yang akan diganti baterainya
  2. Baterai smartphone baru
  3. Satu set obeng kembang
  4. silet
  5. hair dryer(jika dibutuhkan)
  6. pinset
  7. lem karet(Castol)
Langkah - langkah
  1. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
  2. Matikan Smartphone yang akan diganti baterainya.
  3. Pada kasus tutup chasing belakang smartphone belum terbuka(karena terdorong baterai dari dalam) maka harus dipanasi terlebih dahulu di sepanjang tepi dari tutup chasing guna melemahkan rekatan lem yang melekatkan tutup chasing belakang dengan smartphone, tetapi untuk kasus tutup chasing sudah terbuka sedikit(karena terdorong baterai yang mengembang) langkah tersebut bisa diabaikan.
  4. congkel keluar  sedikit demi sedikit tutup chasing belakang smartphone di sepanjang tepi tutup chasing belakang menggunakan silet, perhatikan bagian dekat kamera, jangan sampai terjadi tutup chasing patah karena terlalu keras mencongkel tutup chasing belakang smatphone, dan congkel seluruh bagian chasing belakang sampai terpisah dari badan smartphone.


  5. Copot port fingerprint.
  6. buka baut-baut yang berada di bagian atas(dekat kamera) baterai menggunakan obeng kembang yang sesuai dengan ukuran + baut, lepaskan baut - baut tersebut dan taruh di tempat yang aman.


  7. Copot cover yang menutup mesin smartphone, lakukan dengan hati-hati jangan sampai tutup mesin tersebut patah, lalu pisahkan dan taruh di tempat yang aman.


  8. Anda akan melihat dua pengikat dengan masing-masing port yang berguna untuk mengunci baterai, congkel perlahan port tersebut menggunakan kuku atau pinset sampai terlepas.


  9. Copot juga port yang menghubungkan daya baterai ke smartphone, lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak port.
  10. Copot baterai lama dan ganti baterai yang lama dengan yang baru, biasanya terdapat lem yang melekatkan baterai dengan smartphone, maka lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak smartphone.


  11. Oleskan sedikit lem karet pada tempat bekas lem yang sebelumnya melekatkan baterai ke smartphone.


  12. Pasangkan baterai baru ke tempat baterai lama yang sebelumnya dilepas

  13. Pasang kembali kedua port yang terhubung dengan pengikat baterai, tekan sedikit sampai dirasa sudah terpasang dan berhasil mengikat baterai.


  14. Pasang kembali port yang menghubungkan daya baterai ke smartphone degan menekannya secara hati hati, jangan terlalu ditekan, cukup sampai kita benar-benar yakin kalau port sudah terpasang.


  15. Pasang kembali cover yang menutup mesin smartphone.


  16. Pasangkan baut-baut yang sebelumnya dilepas guna mengunci cover mesin smartphone.


  17. Oleskan sedikit lem karet di sepanjang tepi dudukan tutup chasing belakang.
  18. Jangan lupa pasang kembali port fingerprint yang sebelumnya dilepas.
  19. Terakhir pasang kembali chasing belakang smartphone lalu hidupkan kembali smartphone anda dan selamat penggantian baterai pada Smartphone Xiaomi Redmi Note 8 selesai.


         Sebenarnya cara di atas bisa digunakan untuk bergabai jenis smartphone jaman sekarang yang menggunakan baterai tanam, hanya saja ada beberapa cara yang mungkin berbeda, misak di beberapa merk Smartphone Xiaomi chasing belakang tidak di lem, sehingga kita cukup mencongkelnya saja untuk membuka chasing atau model Smartphone Xiaomi yang tidak dilengkapi fingerprint sehingga tidak perlu melakukan pencopotan port fingerprint.

Saturday, August 21, 2021

Pengalaman Pertama Kali Menjadi Seorang Programmer Android

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

        Pada artikel saya kali ini saya ingin membagikan sebuah pengalaman pertama kali saya menjadi seorang Programmer khususnya Programmer yang mengembangkan aplikasi android. Seperti namanya, pekerjaan seorang programmer adalah mengembangkan program atau aplikasi entah itu milik sendiri, milik customer, atau milik perusahaan, secara pribadi saya mulai tertarik mempelajari dunia komputer khususnya tentang membuat sebuah program atau aplikasi adalah dari pertengahan tahun 2018, sebenarnya saya belum terlalu tertarik untuk menjadi programmer melainkan saya pertama kali tertarik dengan programming karena tertarik dengan dunia hacking yang keren seperti film-film hacker yang terkenal seperti Mr.Robot, Who Am I, dsb.

         Setelah lulus dari BootCamp Programming yang saya jalani selama kurang lebih satu setengah bulan, saya mulai mencari lowongan sebagai pengembang aplikasi hingga akhirnya saya mendapatkan pekerjaan pertama saya sebagai pengembang aplikasi di salah satu perusahaan di Jakarta, tetapi karena saya mengalami kendala yaitu kemampuan saya dibidang programming aplikasi android menggunakan React Native yang masih cetek karena di BootCamp materi yang banyak saya pelajari dan saya latih adalah programming aplikasi web maka membuat pekerjaan saya keteteran dan mengalami banyak kesulitan sehingga saya terpaksa menyerah dan mengundurkan diri dari pekerjaan saya sebagai pengembang aplikasi android yang baru berjalan satu minggu:-(.

         Setelah gagal di perusahaan pertama, saya tidak menyerah untuk mencari lowongan pekerjaan baru sebagai seorang programmer, setelah menjalani beberapa tes dari beberapa perusahaan yang saya apply akhirnya saya berhasi diterima di perusahaan kedua sebagai seorang pengembang aplikasi android, karena di perusahaan kedua ini bos saya memaklumi kemampuan saya yang masih sangat cetek, maka saya diperbolehkan bekerja sambil belajar dan di perusahaan kedua ini saya juga lebih dienakkan karena saya diterima bertiga bersama dua teman saya dari BootCamp, menariknya di perusahaan kedua tempat saya bekerja ini teman-teman saya satu kantor yang sudah mulai bekerja sebelumnya rata-rata usianya seumuran dengan saya yang bahkan bosnya usinya lebih muda dari saya.

          Banyak yang beranggapan bahwa bekerja sebagai seorang pengembang aplikasi android sangatlah enak karena pekerjaanya bisa dikerjakan dengan duduk dan minum kopi serta jam kerjanya yang fleksible, mungkin memang benar seperti itu, tetapi di tempat kerja kita dituntut tanggung jawab atas pekerjaan yang bos kita berikan kepada kita yang mana jika kita melakukan kesalahan sampai terjadi bug pada aplikasi production maka kita harus bersiap-siap kena marah oleh atasan dan kita harus segera memperbaiki bug yang ada yang mana jika kita melakukan kesalahan yang fatal kita juga harus bersiap-siap mendapatkan hukuman dari potong gaji bahkan dipecat, lucunya kesalahan pertama saya di perusahaan kedua saya adalah membuat sebagian server atau aplikasi Back-End tidak dapat digunakan karena kurangnya pengetahuan saya tentang PHP server saat berusaha membuat API di aplikasi.

           Sama seperti di perusahaan lainya, selama saya bekerja di perusahaan kedua saya sebagai pengembang aplikasi android, saya dan teman-teman saya dituntut untuk bekerja dibawah tekanan alias bekerja dengan deadline, deadline yang diberikan beragam sesuai dengan tingkat kesulitan fitur yang kita buat pada aplikasi, untungnya kita tidak terlalu dipaksakan untuk mengerjakan sesuai deadline pekerjaan yang terlalu susah untuk kita kerjakan misal saat kita mengalami stuck  saat mengembangkan suatu fitur, biasanya kita akan dibantu oleh programmer lain jika kita mengalami kesulitan dan diberi waktu tambahan untuk mengerjakan pekerjaan yang menurut kita cukup sulit untuk dikerjakan.

           Banyak sekali suka duka saat bekerja menjadi Programmer disebuah perusahaan salah satunya saat kita merasa kurang nyaman dengan salah satu teman kerja kita, maka mau tidak mau kita harus berusaha berdamai dengan teman-teman di tempat kerja karena disini kita dituntut untuk bekerja sama, termasuk dengan teman kerja kita yang menurut kita kurang srek dengan kita, kita juga tidak boleh asal keluar atau resign dari perusahaan kita jika kita menemui masalah dengan teman kerja atau bos kita karena ada konsekwensi yang harus kita lakukan yang salah satu contohnya adalah membayar denda berupa uang ganti rugi kepada perusahaan tempat kita bekerja.

Tuesday, July 20, 2021

Perbedaan Sistem Operasi Windows dan Linux

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

     Pada siang hari yang cerah ini saya akan membagikan salah satu pengalaman saya yaitu tentang perbedaan yang akan anda rasakan saat anda menggunakan Sistem Operasi Windows dan Linux yang khususnya distro linux yang saya gunakan adalah Kali Linux. Langsung saja untuk perbedaan antara kedua OS tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pencipta Dan Pengembangnya
        
    Sistem operasi Windows diciptakan oleh Bill Gates beserta timnya yang mana Windows sendiri dikembangkan dan diawasi oleh Microsoft sehingga bersifat tertutup dan dilindungi hak cipta, sedangkan Linux diciptakan oleh seseorang asal Inggris bernama Linus Torvalds dan bersifat terbuka sehingga dapat dikembangkan oleh siapapun yang tertarik mengembangkan Linux, hingga saat ini banyak sekali distro Linux yang telah dikembangkan, diantaranya Kali, Ubuntu, Linux Mint, dan lain sebagainya.
  2. Linux Lebih Ringan
        
    Salah satu kelebihan Linux dibanding dengan Windows adalah lebih ringan saat digunakan, hal ini dikarenakan ukuran sistem operasi Linux jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Windows, tetapi jika spek komputer anda tinggi dengan RAM yang juga tinggi maka anda dapat menggunakan Windows atau Linux bahkan keduanya tanpa khawatir komputer ngehank.
  3. Windows lebih User Friendly
         
    Dengan Windows maka hampir seluruh fitur mulai download, melihat spesifikasi komputer, dan lain sebagainya dapat dijalankan menggunakan jendela dan tombol yang telah disediakan, berbeda dengan Linux yang mana beberapa hal yang bisa kita lakukan dengan mengeklik di Windows kita harus melakukannya dengan menjalankan perintah di terminal.
  4. Windows lebih mudah digunakan untuk para Gamers
         
    Jika anda seorang Gamer atau seseorang yang menyukai dunia game, anda akan sangat dimudahkan dalam menginstall dan memainkan game saat menggunakan Windows karena Windows memang sangat mendukung untuk game selain itu grafik di Windows untuk game juga cukup bagus, hal ini berbeda jika anda menggunakan Linux, karena tidak semua Distro Linux mendukung game pada sistem operasinya, walau begitu kita masih bisa menginstall dan memainkan game di Linux salah satunya menggunakan PlayOnLinux.
  5. Linux cocok untuk seorang Hacker dan Developer
          Jika anda seorang Hacker atau Developer maka Linux adalah sistem operasi yang sangat cocok untuk digunakan untuk melakukan hacking dan developing. Untuk hacking, distro Kali Linux menyediakan banyak tools hacking yang sudah terinstall dan siap digunakan serta sudah terinstall bahasa pemrograman python yang biasa digunakan hacker untuk membuat tools hacking, untuk developer, linux sudah mendukung banyak bahasa pemrograman dan sangat bagus untuk digunakan sebagai aplikasi server.
  6. Linux lebih aman terhadap serangan
         
    Linux bersifat multi-user yang mana jika virus menjangkit user tertentu maka akan sulit menyebar dan menjangkit user linux yang lainnya, apa lagi dengan sifat linux yang open source sehingga memungkinkan semua pengguna linux untuk menembangkan dan memperbaiki celah keamanan yang terdapat pada linux, berbeda dengan Windows yang mana hampir semua pengguna windows pernah terjangkit virus, trojan, malware, dan serangan lainnya pada sistem operasinya, walau begitu Windows selalu melakukan update yang semakin lama Sistem Operasi Windows akan semakin aman dari serangan karena perbaikan yang dilakukan oleh pengembang Windows.
  7. Aplikasi Bawaan Windows lebih terkenal dan mudah digunakan
         
    Banyak aplikasi bawaan WIndows yang terkenal dan mudah untuk digunakan diantaranya Microsoft Words, Microsolf Excel, Microsoft Power Point, dan lain sebagainya, selain itu banyak aplikasi-aplikasi penting lainnya yang kompatibel dengan Windows seperti Corel Draw, yang mana aplikasi tersebut cukup terkenal dan biasa digunakan untuk praktek di sekolahan atau pelatihan, walau begitu di Linux banyak alternatif aplikasi yang berfungsi sama seperti aplikasi-aplikasi pada Windows hanya saja mungkin kurang terkenal, fungsionalitasnya tidak sebagus aplikasi di Windows, dan cara penggunaannya(seperti letak tombol-tombol) tidak seperti pada aplikasi Windows.
  8. Linux gratis sedangkan Windows berbayar
         
    Salah satu perbedaan paling mencolok antara Sistem Operasi Windows dan Linux adalah Windows bersifat berbayar sedangkan Linux bersifat gratis. Untuk Linux secara keseluruhan termasuk aplikasi-aplikasi yang terdapat di dalamnya gratis tanpa kita harus membayar kepada suatu instansi, berbeda dengan WIndows yang mana agar kita nyaman dalam menjalankan OS Windows dan Windows yang kita miliki bersifat legal, maka kita diharuskan melakukan aktivasi yang terntunya berbayar, jika tidak maka saat kita menjalankan OS Windows akan ada hal yang mengganggu atau hal yang tidak bekerja maksimal sesuai keinginan kita seperti jendela pop up pada Windows 7, watermark pada Windows 8, dan lain sebagainya, begitu juga Microsoft Office, jika kita ingin dapat menggunakannya secara maksimal dan tanpa gangguan maka kita juga diharuskan melakukan aktivasi untuk Microsoft Office yang kita miliki.

Monday, June 21, 2021

Mengenal Sensor Suhu LM35 Untuk Arduino

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

     Pada malam hari ini saya ingin membagikan pengetahuan tentang salah satu sensor pada Arduino, yaitu sensor suhu LM35. Sensor LM35 adalah sensor berupa IC yang dapat mengukur suhu sekitar dikarenakan terdapat termistor jenis PTC(Positive Temperature Coefisient) pada sensor yang mana nilai resistant pada sensor akan meningkat sebanding dengan meningkatnya suhu yang diterima sensor, sensor ini memiliki 3 kaki yang diantaranya adalah VCC(kaki yang digunakan sebagai kaki input arus listrik), Output(kaki yang digunakan sebagai sebagai output data suhu dari sensor), dan GND(kaki yang digunakan sebagai ground atau kaki negatif). Sensor ini dapat mengukur suhu antara -55 derajat Celsius 150 derajat Celcius, yang mana berdasarkan datasheet LM35 kita bisa menggunakan pengukuran penuh yaitu antara -55 - 150 derajat Celcius dan menggunakan pengukuran sebagaian yaitu antara 2 sampai 150 derajat Celcius.

Mencoba Menggunakan Sensor LM35

 
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

  1. 1 buah Arduino Uno/Arduino Nano
  2. 1 buah Sensor Suhu LM35
  3. 1 buah BreadBoard
  4. 3 kabel jumper 
  5. 1 buah Kabel USB Type B
  6. 1 buah komputer

Langkah-Langkah

  1. Pertama, siapkan alat dan bahan yang telah ditulis diatas
  2. Pasang sensor suhu LM35 ke BreadBoard dengan 3 kaki terpasang dan tidak saling berhubungan
  3. Pasang kabel jumper pertama ke pin A0 pada arduino dan sambungkan dengan kaki output pada sensor.
  4. Pasang kabel jumper kedua ke pin 5V pada arduino dan sambungkan dengan kaki VCC pada sensor.
  5. Pasang kabel jumper ketiga ke pin GND pada arduino dan sambungkan dengan kaki GND pada sensor.
  6. Upload kode di bawah, lalu jalankan serial monitor
  7. Jika anda berhasil, maka anda akan melihat hasil pengukuran suhu pada serial monitor

 

#include <Arduino.h>
#include <Wire.h>
 
 
const int pinLM = A0;
float suhu, data;

void setup()
{
Serial.begin(9600);
pinMode(pinLM, INPUT);
}

void loop()
{
data = analogRead(pinLM);
suhu = data * 500 / 1024;
// print data serial monitor
Serial.print("data sensor: ");
Serial.print(data);
Serial.print(", suhu: ");
Serial.print(suhu);
Serial.print("C");
Serial.println();

delay(1000);
}
 

Saturday, June 12, 2021

Mengenal Sensor LDR(Light Dependent Resistor) Pada Arduino


 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

       Pada postingan saya kali ini saya akan membahas seperti pada judul diatas, yaitu tentang sensor LDR. Sensor LDR(Light Dependent Resistor) atau bisa disebut juga Photoresistor adalah sebuah sensor berupa resistor yang nilai tahanannya dapat dipengaruhi oleh cahaya yang biasa digunakan pada project Arduino, yang mana semakin tinggi intensitas cahaya yang mengenai Sensor LDR maka tahanan pada resistor semakin rendah dan akhirnya variabel tahanan tersebutlah yang menjadi data masukkan ke arduino sebagai pengukur intensitas cahaya yang nantinya dengan data dari resistor tersebutlah dapat digunakan untuk mengaplikasikan komponen lainnya pada project-project Arduino seperti lampu otomatis, alarm otomatis, dan lain sebagainya. Sensor LDR pada umumnya saat berada pada kondisi gelap memiliki tahanan 200 M Ohm, dan menjadi 1 kilo Ohm saat menerima banyak cahaya bahkan dapat menjadi lebih kecil lagi dan untuk ukuran LDR yang biasa dijual di pasaran berukuran 4 mm dan 11 mm.


Sensor LDR

Cara Kerja Sensor LDR

      Untuk cara kerja dari Sensor LDR sangat sederhana, saat sensor dipasang pada rangkaian maka salah satu kaki sensor akan bekerja sebagai input arus listrik, sedangkan kaki yang satunya sebagai output yang akan mengirimkan data berupa arus listrik dengan tegangan yang bervariasi akibat dari variabel hambatan yang dihasilkan akibat bahan semikonduktor yang digunakan pada Sensor LDR yang terkena pancaran cahaya.

Project Sederhana Menggunakan Sensor LDR

 

Project sederhana menggunakan Sensor LDR

 

Bahan - Bahan:

  1. kabel USB type B
  2. kabel jumper 3 buah
  3. resistor 1 buah
  4. Sensor LDR
  5. Arduino UNO / Arduino Nano 

Langkah-langkah:

  1. Pertama-tama, siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan.
  2. Pasang kabel jumper pertama ke pin 5 V, kabel jumper kedua ke pin GND, dan kabel jumper ketiga ke pin A0.
  3. Pasang kedua kaki Sensor LDR ke board arduino.
  4. Sambungkan ujung kabel jumper yang tersambung dengan pin 5V ke salah satu lubang pada board arduino yang tersambung dengan salah satu kaki Sensor LDR.
  5. Pasangkan ujung kabel jumper yang tersambung dengan pin A0 ke lubang pada board arduino yang tersambung dengan salah satu kaki Sensor LDR yang tidak tersambung dengan kabel jumper pada langkah ke 4.
  6. Selanjutnya pasang ujung kabel jumper yang tersambung dengan pin GND ke salah satu lubang pada board arduino dan pasang transistor yang telah disiapkan ke dua luang pada board arduino sehingga menghubungkan kabel jumper yang tersambung dengan GND dengan kaki Sensor yang tersambung dengan kabel jumper yang tersambung dengan pin A0.
  7. Terakhir jalankan dan upload program arduino di bawah sehingga dapat dilihat langsung hasil dari pengukuran intensitas cahaya yang diterima sensor melalui Serial Monitor.


#include <Arduino.h>
#include <Wire.h>
 
const int pinLDR = A0;
void setup()
{
Serial.begin(9600);
pinMode(pinLDR, INPUT);
}
int dataLDR = 0;
void loop()
{
dataLDR = analogRead(pinLDR);
Serial.print("data sensor LDR : ");
Serial.print(dataLDR);
Serial.print(" Kondisi cahaya : ");

if (dataLDR < 150)
{
Serial.println("GELAP");
}
else if (dataLDR < 300)
{
Serial.println("REDUP");
}
else if (dataLDR < 450)
{
Serial.println("TERANG");
}
else
{
Serial.println("SILAU");
}
delay(1000);
}