Sunday, December 28, 2025

Tutorial Mengisi dan Mengirim Form Pajak Amerika W-8BEN (Perorangan Non AS) untuk Google Adsense Blog (2025)

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

           Pada postingan kali ini saya ingin membagikan tutorial melakukan pengisian dan pengirman form informasi pajak Amerika yang diharuskan bagi pemilik akun Google Adsense agar potongan pajak yang diberikan kepada pemilik akun Google Adsense tidak terlalu besar khususnya pada tutorial kali ini saya akan membahas tentang pengisian informasi padak Amerika W-8BEN untuk penulis blog, walau begitu pemilik Channel YouTube yang sudah monetisasi juga diharuskan mengisi informasi pajak Amerika tersebut di akun Google Adsense mereka yang caranya mungkin sama saja atau tidak jauh berbeda, pada artikel saya kali ini juga hanya membahas tentang pengisian formulir pajak bagi pemilik akun perorangan dan warga negara atau penduduk non Amerika Serikat khususnya Indonesia, pengisian dan pengiriman informasi pajak Amerika Serikat W-8BEN diharuskan sebelum tanggal 10 Desember setiap tahunnya.

Disclaimer! tutorial pengisian form pajak Amerika Serikat W-8BEN pada artikel ini berdasarkan pengisian dan pengiriman pajak penulis sendiri di tahun 2025 yang mungkin di tahun-tahun setelahnya bisa berbeda, harap selalu mengikuti update yang ada.

Apa yang terjadi jika tidak mengirim formulir pajak Amerika W-BEN?

          Jika creator tidak melakukan pengisian dan pengiriman informasi pajak Amerika W-8BEN maka Google adan menganggap status pajak akun Google Adsense creator tidak jelas, Google juga akan melakukan pemotongan pajak secara maksimal bahkan bisa sampai 24% - 30% yang berlaku ke semua pendapatan yang artinya tidak hanya pendapatan dari traffic Amerika Serikat saja yang pendapatannya dipotong melainkan pendapatan dari traffic keseluruhan, bahkan dalam jangka panjang payout dari hasil di Google Adsense bisa beresiko tertahan serta akun bisa terkena pembatasan administratif.

Apa yang terjadi jika mengirim formulir pajak Amerika W-BEN?

           Jika creator melakukan pengisian dan pengiriman informasi pajak Amerika W-BEN maka status pajak dari akun Google Adsense milik creator dianggap jelas sebagai non warga Amerika Serikat, pemotongan pajak menjadi lebih kecil bahkan bisa nol tergantung negara dan perjanjian pajak, pembayaran adsense lancar alias tidak ditahan, dan hanya penghasilan dari traffic Amerika Serikat saja yang dikenai pajak, itupun bisa 0-30%.

Langkah-langkah mengisi dan mengirim informasi pajak Amerika Serikat W-8BEN:

  1. Masuk ke Akun Google Adsense
             
    Langkah pertama tentu saja masuk ke akun Google Adsense kita, jika anda belum login anda bisa login disini.



  2. Di menu kiri pilih Menu "Pembayaran" lalu pilih sub menu "Info Pembayaran"
               





  3. Di halaman pembayaran scroll ke bawah tekan tombol "Kelola Setelan"
             
    Di halaman akun scroll ke bawah, terdapat card berjudul Setelah dan ada tombol "Kelola Setelan", klik tombol tersebut.





  4. Klik edit info pajak Amerika Serikat
             
    Setelah masuk ke menu stelan maka anda akan melihat beberapa stelan informasi pajak, pilih "Info Pajak Amerika Serikat" dengan mengeklik tombol edit bergambar pensil, lalu akan muncul tombol "Kelola informasi pajak" dan klik tombol tersebut.






  5. Klik tombol "Tambahkan Info Pajak" dan tombol "Mulai Formulir"
             
    Setelah anda masuk ke halaman pengajuan informasi pajak Amerika Serikat Google Adsense, akan ada tombol "Tambahkan info pajak", klik tombol tersebut untuk memulai mengisi form pajak Amerika Serikat, akan muncul pop up sebelum beralih ke halaman baru, baca keterangan pada pop up tersebut, jika sudah paham klik tombol "Buat Formulir".






            Pada pop up pada gambar diatas terdapat beberapa keterangan salah satunya diharuskan mengisi  formulir pajak maksimal 1 jam demi keamanan.
  6. Login ke akun Google anda untuk melanjutkan
             
    Setelah mengeklik tombol "Mulai Formulir" di langkah sebelumnya anda diharuskan login terlebih dahulu ke akun Google anda, masukkan password yang diminta.



  7. Mulai mengisi formulir, pilih jenis akun "Perorangan" jika akun anda milik pribadi.
             
    Setelah melakukan login ulang dilangkah sebelumya anda sudah bisa mulai mengisi formulir pajak Amerika Serikat, pertanyaan pertama yaitu apa jenis akun Google Adsense anda, pilih "Perorangan" jika anda pemilik personal akun Google Adsense anda, perlu diingat bahwa pada artikel saya kali ini hanya berisi tentang langkah-langkah mengisi formulir pajak untuk akun Google Adsense Perorangan, untuk pemilik akun Google Adsense Non-personal atau entitas mungkin bisa dicari di sumber lain.


  8. Pilih "Bukan" untuk pertanyaan "Apakah anda warga negara atau penduduk Amerika Serikat? jika anda bukan warga negara/penduduk Amerika Serikat"
           
    Untuk penduduk dan warga negara non-amerika serikat pilih pilihan tidak pada pertanyaan "Apakah anda warga negara atau penduduk Amerika Serikat?".





  9. Pilih jenis formulir pajak W-8BEN di pilihan "Pilih jenis formulir pajak W-8"
             
    Untuk pemilik akun Google Adsense perorangan yang bukan penduduk atau warga negara Amerika Serikat pilih jenis formulir pajak yang "W-8BEN".


  10. Isi form Identitas Pajak
         
    Selanjutnya ada beberapa form pengisian tentang identitas pajak, terdapat beberapa form diantaranya Nama individu yang merupakan pemilik manfaat alias kita sebagai pemilik akun Google Adsense, Nama DBA karena opsional kita bisa  memilih untuk tidak mengisinya, Negara/Wilayah untuk kita warga Indonesia pilih Indonesia.



           Pada form Identitas pajak juga terdapat isian untuk TIN Asing dan ITIN atau SSN AS, TIN sendiri singkatan dari Taxpayer Identification Number atau kalau di Indonesia namanya NPWP, jika anda memiliki NPWP isikan di inputan TIN Asing, sedangkan untuk isian ITIN atau SSN AS tidak perlu diisi kecuali jika anda warga AS yang memiliki identitas pajak di AS.





         Pengisian TIN bersifat opsional tetapi jika anda menginkan potongan pajak yang lebih rendah anda perlu mengisinya, setelah form diisi maka tinggal klik tombol "Berikutnya".
  11. Isi form Alamat
         
    Selanjutnya terdapat form pengisian alamat tinggal permanen, isi inputan yang ada sesuai data alamat permanen anda yang sebenarnya, untuk inputan APT, Suite, dll. bersifat opsional sehingga anda bisa mengisinya atau mengosongkannya.

    mulai mengisi alamat

    form pengisian alamat

  12. Pilih Perjanjian Pajak dan isi jenis pasal yang dikenakan (bagi yang mengisi TIN)
           
     Selanjutnya kita akan diberikan pilihan untuk memilih Perjanjian Pajak, terdapat 2 pilihan tentang apakah memenuhi syarat untuk mendapatkan potongan potong/pungut pajak yang pertama "Tidak" dan yang kedua "Ya", untuk yang tidak mengisi TIN di form sebelumnya bisa memilih "Tidak" dan langsung tekan tombol "Berikutnya" sedangkan untuk yang sebelumnya mengisi TIN bisa memilih "Ya" dan akan muncul form tambahan tentang pasal-pasal, tarif potongan pajak, dan checklist yang perlu diisi.

    Untuk yang sebelumnya tidak mengisi TIN bisa pilih "Tidak" dan langsung tekan tombol "Berikutnya"



    Untuk yang sebelumnya mengisi TIN bisa pilih "Ya" dan akan muncul form tambahan, isi sesuai gambar dibawah, setelah selesai lalu klik "Berikutnya"











  13. Pilih "Tidak" untuk pertanyaan "Aktivitas dan layanan yang dilakukan di AS"
               
    Untuk yang tidak memiliki aktivitas dan layanan apapun untuk Google di Amerika serikat dan tidak tidak akan melakukannya di masa mendatang bisa pilih "Tidak", klik checklist lalu klik tombol "Berikutnya".






  14. Pilih jenis pelaporan pajak 
                 
    Terdapat 2 jenis pelaporan pajak yang akan dikirimkan kepada anda, yang pertama secara elektronik atau melalui email dan yang kedua menggunakan surat, saya sendiri menggunakan email karena lebih praktis.



  15. Pratinjau dokumen
             
    Sebelum mengirimkan formulir yang sebelum anda isi, anda bisa mengecek pratinjau dokumen apakah data-datanya sudah sesuai atau belum, dan jika sekiranya sudah benar bisa klik checklist yang ada.




  16. Langkah terakhir, konfirmasi dan tanda tangan
             
    Pada checklist pertama pada langkah "Konfirmasi dan Tanda Tangan", baca terlebih dahulu keterangan disamping checklist sekiranya data yang diisi sebelumnya sudah benar maka bisa langsung klik checklist.




    Afidafit atas Status Tidak Berubah (opsional)
                 
    Saya sendiri mohon maaf belum mengerti untuk pernyataan tersebut tetapi saya memilih untuk tidak menceklist nya karena bersifat opsional.



    Kirimkah formulir dengan mengeklik "Kirim"
                 
    Langkah terakhir jika dirasa data yang dimasukkan pada formulir pajak Amerika W-8BEN sudah benar makan tinggal klik "Kirim" dan anda akan mendapatkan email dari Google, setelah selesai maka selamat anda sudah berhasil mengirimkan formulir pajak Amerika Serika W-8BEN di Google Adsense.





          Jika setelah pengiriman formulir selesai dan anda mungkin merasa data yang anda isikan terdapat kekeliruan anda tidak perlu khawatir, anda bisa langsung memperbaikinya dengan mengisi dan mengirim ulang formulir pajak Amerika Serikat W-8BEN.



Monday, December 8, 2025

Pernah Dengar Mata Uang Digital Bitcoin? Mari Berkenalan Dengan Teknologi Canggih BlockChain,

Photo by Tima Miroshnichenko: https://www.pexels.com/photo/a-person-holding-a-coin-7567436/



Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang teknologi masa kini yang sedang mengalami popularitas di dunia digital, yaitu teknologi BlockChain. 

Apa itu Blockchain?

           Teknologi BlockChain adalah teknologi yang memmungkinkan suatu data dapat terenkripsi dengan sangat aman yang mana data tersebut dapat ditulis dan dibaca tetapi sulit atau tidak dapat diedit dan dihapus sehingga data tersebut bersifat permanen dan selain itu data-data tersebut juga disimpan secara desentralisasi, desentralisasi sendiri adalah kebalikan dari sentralisasi yaitu penyimpanan data secara terpusat yang dikelola oleh seseorang atau suatu badan tertentu, contoh data yang disimpan secara tersentralisasi adalah database, sedangkan untuk data yang disimpan secara desentralisasi adalah data yang disimpan kepada perangkat-perangkat pada BlockChain secara peer to peer.

Disclaimer! artikel ini hanya menjelaskan tentang apa itu blockchain dan fungsinya dan tidak berusaha mendorong siapapun untuk membeli atau melakukan transaksi crypto atau sejenisnya, tanggung jawab sepenuhnya di tangan pembaca.

baca juga: apa itu web3?

Contoh penggunaan Blockchain pada apa?


         Contoh sukses penggunaan teknologi BlockChain adalah pada Cryptocurrency atau mata uang digital yang salah satunya yang terkenal adalah Bitcoin. Bitcoin sendiri adalah mata uang digital yang diciptakan seseorang atau sekelompok orang yang menamai dirinya dengan nama Satoshi Nakamoto, yang mana sosok seseorang atau sekelompok orang tersebut belum diketahui identitas aslinya, selain Bitcoin ada lagi uang digital terkenal yang pernah diciptakan yaitu Ethereum, berbeda dengan Bitcoin, Ethereum diciptakan oleh seseorang yang ahli dibidang cryto yang bernama Vitalik Buterin. Cryptocurrency adalah mata uang digital yang dienkripsi sedemikian rupa sehingga sulit atau tidak bisa untuk diretas yang biasanya menggunakan teknologi BlockChain dan tidak dikelola oleh badan atau institusi tertentu yang mana berbeda dengan uang kertas yang kita jumpai sehari-hari yang mana diterbitkan, dikelola, dan diawasi oleh pemerintah serta diterima diseluruh dunia, untuk Bitcoin sebagai salah satu uang digital tidak dikelola dan diawasi oleh badan atau institusi manapun yang mana naik turunnya harga dipengaruhi oleh pasar Bitcoin itu sendiri dan perhitungan harganya sudah ditentukan oleh suatu algoritma.

       Selain Cryptocurrency, penerapa teknologi BlockChain dapat diterapkan oleh banyak bidang, beberapa bidang diantaranya adalah bidang medis yang mana dapat menerapkan teknologi BlockChain di bagian rekam medis, yang mana data dari riwayat pasien rumah sakit dapat dilihat oleh rumah sakit lain dan data-data tersebut sulit atau bahkan tidak dapat dihapus dan diedit oleh Hacker, penerapan teknologi BlockChain selanjutnya adalah dibidang sertifikasi tanah, misalkan seseorang memiliki tanah disuatu tempat dan mendapati surat tanah yang dia miliki hilang atau harcur karena bencana, maka dengan teknologi BlockChain data dari sertifikat tersebut tidak ikut hancur atau hilang, dan jika orang tersebut menyimpan salinan setifikat di Bank maka orang tersebut dapat menunjukkan bukti kepemilikan tanah kepada Bank menggunakan sertifikat tanah digital dengan teknologi BlockChain yang dia milikidan masih banyak lagi contoh penerapan teknologi BlockChain yang dapat digunakan untuk memudahkan urusan umat manusia.

Thursday, December 4, 2025

Komputer Spek Rendah? Tips Mengembangkan Aplikasi Android(Mobile) Secara Ringan Di Laptop Kentang

Photo by Zain Ali: https://www.pexels.com/photo/android-smartphone-971325/



Assalamu'alaikum Wr. Wb.
             Aplikasi Android adalah aplikasi yang biasanya berjalan pada perangkat mobile atau smartphone yang menggunakan sistem operasi(OS) Android, saya bilang biasanya karena saat ini sistem operasi Android sudah bisa dijalankan di berbagai macam perangkat seperti komputer, televisi, tablet, dan tentu saja android yang mana pada pembahasan kali ini saya hanya fokus pada pembahasan pengembangan aplikasi android di perangkat mobile atau smartphone. Proses pengembangan aplikasi android sedikit berbeda jika dibandingkan dengan proses pengembangan aplikasi Web, saat mengembangkan aplikasi web biasanya requirement minimum yang kita perlukan hanyalah code editor dan peramban seperti Chrome, Firefox, Safari, Opera, dll. sebagai alat untuk debugging, saat mengembangkan aplikasi Android(Mobile) perlu emulator atau perangkat mobile sebagai alat untuk debugging serta requirement lain yang diperlukan, untuk beberapa orang yang hanya memiliki komputer dengan spesifikasi rendah terkadang belum berani mencoba mengembangkan aplikasi Android(mobile) dikarenakan kekhawatiran spesifikasi komputernya belum memadai untuk mengembangkan aplikasi android yang mana sebenarnya bisa diatur atau dioptimalkan agar komputer bisa berjalan lebih ringan saat mengembangkan aplikasi Android pada peraangkat mobile seperti yang akan saya jelaskan pada artikel ini.

Spesifikasi minimum komputer untuk mengembangkan aplikasi android.

  1. CPU minimal Intel i5 generasi 4 / AMD Ryzen 3
  2. RAM minimal 8 GB, 8 GB adalah RAM minimal untuk menjalankan Android Studio
  3. Storage minimal SSD 256 GB, sebenarnya HDD masih bisa tapi akan terasa lebih lambat dibandingkan SSD
  4. GPU mininal Integrated (Intel HD Graphics / Radeon Vega)
  5. Sistem Operasi(OS) bisa menggunakan Windows, Linux, atau MacOS.

Tips Mengembangkan Aplikasi Android(Mobile) Secara Ringan di Lapto Spek Rendah

  • Tidak perlu menginstal android studio jika tidak terlalu membutuhkan karena Android Studio bisa cukup berat saat dijalankan pada komputer berspesifikasi rendah. Salah satu fungsi Android Studio bisa digunakan untuk memudahkan dalam menginstal requirement seperti Emulator, SDK, dll. untuk mengembangkan aplikasi android yang mana requirement-requirement tersebut sebenarnya bisa diinstal tanpa android studio, Android Studio bisa sangat membantu jika komputer anda berspefisikasi cukup sehingga bisa menjalankan Android Studio dengan lancar karena memang Android Studio cukup memudahkan dan efisien terutama untuk mengembangkan aplikasi Java, Kotlin, Flutter, C++(Native / NDK) atau Compose Multiplatform secara serius serta didukung oleh berbagai fitur yang memudahkan.
  • Install SDK secara manual. Seperti yang sudah disinggung di langkah pertama, SDK bisa diinstall secara manual tanpa perlu menginstall Android Studio tetapi memang jika anda menggunakan Android Studio untuk menginstall requirement akan jauh lebih mudah, sebelum menginstall SDK secara manual pastikan SDK yang diinstall pada komputer anda kompatibel dengan versi Java yang sedang anda gunakan.
  • Pakai perangkat mobile saja untuk development sebagai pengganti emulator. Emulator cukup berat jika dijalankan pada komputer berspesifikasi rendah, maka disarankan pakai perangkat mobile saja yang sekiranya cocok dan lancar untuk debugging aplikasi android, tetapi jika anda ingin mencoba pengalaman menggunakan emulator, Genimotion bisa menjadi alternatif yang lebih ringan selain Emulator dari Android Studio.
  • Gunakan Sistem Operasi Linux. Linux terbukti menjadi sistem operasi yang paling ringan terutama Linux Mint XFCE, Xubuntu (Ubuntu + XFCE), Lubuntu (Ubuntu + LXQt), Majaro XFCE, dan Debian XFCE.
  • Gunakan Code Editor yang ringan seperti VS Code, Atom, atau Notepad++, untuk VS Code saat pertama kali diinstall bisa dibilang fitur yang diberikan masih minimal dan bisa menginstall Extension secara mandiri seusai kebutuhan, selain ringan VS Code juga bisa digunakan secara gratis tetapi memang code editor pada Android Studio atau InteliJ/IDEA yang cukup berat dijalankan pada komputer spesifikasi rendah memiliki keunggulan tersendiri terutama bagi anda yang memiliki komputer yang kompatible.